Jutaan Lalat Capung yang Tertangkap Radar Cuaca

Sekali setahun, mayfly (lalat capung) muncul secara bergerombol, hingga jumlahnya jutaan. Setiap musim panas, mereka berkerumun secara massal di sekitar tepi Sungai Mississippi. Musim panas juga adalah musim kawin untuk lalat capung. Ada begitu banyak dari mereka, sehingga mereka dapat terlihat di radar cuaca.



Lihatlah gambar GIF dari radar cuaca pada 20 Juli 2014 malam, yang menunjukkan awan lalat meninggalkan hulu sungai Mississippi di Wisconsin dan terbang umumnya ke utara untuk berkembang biak.

Mayfly Swarm Di Wisconsin

Meskipun mereka hidup di dalam air selama beberapa tahun, tergantung pada spesies, mereka hanya bertahan seminggu atau lebih setelah meninggalkan air - cukup waktu untuk berkembang biak.

Setelah mereka dapat terbang, mereka menyerbu kota-kota La Crosse, La Crescent, dan Stoddard, yang berada di utara.

Segerombolan lalat capungdi SPBU

Meskipun terjadi setiap tahun, namun kawanan mayfly kali ini sangat besar. National Weather Service membandingkannya dengan peritiwa yang sama pada tahun 2012, dimana kemunculan mereka juga sangat masif.

Pada tahun 2012, ada begitu banyak lalat capung sehingga para petugas menggunakan snowplows (bajak salju) untuk menyingkirkan mereka dari jalan.

Lalat capung terbang Jendela

Meskipun kawanan lalat capung mungkin tampak menakutkan, dan menyebabkan kecelakaan mobil, namun sebenarnya mereka adalah pertanda baik untuk kesehatan sungai. Lalat capung sensitif terhadap polusi dan tidak bertahan di air kotor. Dan mereka memberikan perjamuan bagi burung, kelelawar, dan predator lainnya.

Segerombolan lalat capungdi SPBU

Setelah menemukan jodoh dan berkembang biak, betina kembali ke sungai untuk bertelur dan kemudian mati.


MayFly (Palingenia longicauda) dikenal juga sebagai Tisas's Flower atau Wedding Dance. Para ahli serangga meyakini bahwa jenis serangga sungai ini berasal dari setidaknya 200 juta tahun yang lalu...

Secara taksonomi, lalat capung (Mayfly) adalah sejenis serangga yang berasal dari Ordo Ephemeroptera. Ephemeroptera berasal dari bahasa Yunani yang berarti ephemeros yang berarti "hidup singkat", dan pteron yang berarti "sayap", sehingga hewan ini sering disebut serangga bersayap dengan hidup yang singkat.

Serangga ini diklasifikasikan kedalam kelompok Palaeoptera, yaitu serangga primitif yang termasuk didalamnya adalah capung, dan capung jarum. terdapat lebih dari 2.500 spesies yang tersebar di seluruh dunia, dimana 630 diantaranya ditemukan di Amerika Utara. pada beberapa negara, mayfly sering disebut sebagai éphémère (Perancis), Eintagsfliege (Jerman), effimera (Italia), enodnevnica (Slovenia), birgün sinegi (Turki), efímera (Spanyol), efemeride (Romania),(Rusia), dan lalat capung (Indonesia).


Rentang hidup seekor lalat capung dewasa bervariasi, mulai dari 30 menit sampai dengan 1 hari tergantung dari jenisnya. fungsi utama seekor individu dewasa adalah bereproduksi. bagian mulut hanyalah vestigial, yaitu organ sisa yang tidak berguna lagi. sedangkan sistem pencernaan hanya diisi dengan udara.

Sayapnya berupa membran (mirip dengan sayap lalat rumah tapi dengan pembuluh vena lebih banyak) dan berdiri tegak seperti sayap kupu-kupu. sayap depan jauh lebih besar daripada sayap belakang. pada sebagian besar spesies, mata jantan biasanya lebih besar dengan kaki depan yang sangat panjang, yang digunakan dalam mencari dan memegang betina saat kimpoi di udara. pada beberapa spesies, semua kaki selain kaki depan jantan tidak berguna sama sekali


Baca Juga:







 Source

0 Response to "Jutaan Lalat Capung yang Tertangkap Radar Cuaca"

Post a Comment